lina : yap!
lak : memang organisasi macam apa itu?
lina : kau akan mengetahui nya sebentar lagi (sambil tersenyum terhadap lak)
lina dan lak pun terus melanjutkan perjalanan nya . mereka pun tiba di suatu tempat yang bernama neko orb
lina pun meng gandeng lak dan menariknya dengan paksa lak menahanya.
lak : aku tidak pantas berada di sini, aku tidak pantas hidup di lingkungan kalian
lina : apa maksud mu
lak : TIDAK KAH KAU LIHAT ORANG -ORANG ITU HANYA AKAN MENGINGAT KAN KU BETAPA LEMAH NYA DIRIKU, DAN SEMUA INI AKAN MENGINGAT KAN KU TENTANG KELUARGA KU
lak pun berlari menjauhi lina ia berlari semampunya tanpa tujuan pasti ia terus berlari tan pa henti. lina yang tercengang dengan perkataan dari lak lina pun mulai mengejar dan mencari lak ia terus berlari memasuki seluk beluk kota silvt, tibalah lina di tepi sungai lina melihat lak yang hanya terduduk diam sambil memandangi jernihnya aliran sungai .
lina yang ingin menghampiri lak tiba-tiba di jegat oleh gilian salah satu petarung terkuat dari viper tail ia tidak sendiri ia bersama 3 oarng perajurit lainnya lina yang merasa terdesak pun berusaha menyerang gilian
{kyaaaa...}
lak pun mendengar sebuah jeritan ia segera memeriksa ke adaan sekeliling nya lak terkejut saat melihat lina sudah berada di tangan gilian lak pun menghampirinya dan berkata " hei pengecut lepaskan dia bila kau berani lawan aku " gilian pun menengok dan berhenti sebentar "hei bocah emangnya bisa apa kau " ujar gilian
lak pun berlari menyerang gilian sambil berkata lightning sword namun lak gagal melakukan nya
lak : sial kenapa harus gagal di saat seperti ini
gilian : bodoh, lihat pukulan ku menghampirimu
lak pun terkena pukulan keras yang panas lak pun terus berusaha menyerang semakin berusaha lak untuk bangkit semakin banyak juga pukulan yang ia terima lak pun ter sungkur ia sudah tidak bisa apa- apa lagi ia hanya bisa melihat lina yang terus bertewriak menyebut kan namanya. lina pun tidak hanya terdian diri ia membalik menyerang gilian yang hampir membunuh lak gilian pun memukul lina dengan pukulan api nya.
lak begitu marah melihat lina tak sadar kan diri di hadapannya amarah nya mulai mengendalikan di rinya
gilian : sepertinya aku harus meleleh kan beberapa salju dulu hahaha, mati kau
lak pun melindungi lina yang tak sadar kan diri ia melindungi nya dengan badan nya yang penuh luka
"apa mengapa kau bisa menahan bola api ku "
"karna aku tidak ingin kehilangan lagi" ujar lak, mata merah yang penuh amarah pun muncul dengan tampilan yang berbeda ada warna hitan yang melingkari bola mata kirinya sebuah mata iblis telah lahir. lahir dari amarah nya untuk melindungi temannya lak pun berbalik menyerang dengan lightning hamer gilian pun terhempas oleh serangan lak. gilian pun menyerang nya juga denga fire ball lak pun menghindarinya mereka berdua saling melakukan jual beli serangan hingga saat nya lak mengakhiri serangan dengan menggunakan lightning sword gilian dan 3 prajuritnya pun kalah.
lina yang kembali sadar melihat lak yang penuh luka telah mengalah kan gilian, lak yang menyadari lina telah sadar ia pun menghampiri lina
lak : kau tidak apa -apa?
lina : ya, aku baik -baik saja trimakasih
saat mereka berdua sudah merasa menang gilian pun bangkit " hei bocah biar ku tunjukan kekuatan iblis yang sesungguh nya" lak dan lina hanya terpaku melihat kekuatan yang besar itu, tiba tiba muncul seorang pria tua besar yang muncul dan memukul gilian gilian pun terhempas cukup jauh
gilian : siapa kau ?
saber : aku saber ketua neko orb
gilian pun bergegas pergi meninggal kan lak dan lina ia kabur bersama 3 prajuritnya .
saber : kalian tidak apa -apa?
lak : ya
saber : baiklah ayo kita pulang
lina : iya
lina yang ingin menghampiri lak tiba-tiba di jegat oleh gilian salah satu petarung terkuat dari viper tail ia tidak sendiri ia bersama 3 oarng perajurit lainnya lina yang merasa terdesak pun berusaha menyerang gilian
{kyaaaa...}
lak pun mendengar sebuah jeritan ia segera memeriksa ke adaan sekeliling nya lak terkejut saat melihat lina sudah berada di tangan gilian lak pun menghampirinya dan berkata " hei pengecut lepaskan dia bila kau berani lawan aku " gilian pun menengok dan berhenti sebentar "hei bocah emangnya bisa apa kau " ujar gilian
lak pun berlari menyerang gilian sambil berkata lightning sword namun lak gagal melakukan nya
lak : sial kenapa harus gagal di saat seperti ini
gilian : bodoh, lihat pukulan ku menghampirimu
lak pun terkena pukulan keras yang panas lak pun terus berusaha menyerang semakin berusaha lak untuk bangkit semakin banyak juga pukulan yang ia terima lak pun ter sungkur ia sudah tidak bisa apa- apa lagi ia hanya bisa melihat lina yang terus bertewriak menyebut kan namanya. lina pun tidak hanya terdian diri ia membalik menyerang gilian yang hampir membunuh lak gilian pun memukul lina dengan pukulan api nya.
lak begitu marah melihat lina tak sadar kan diri di hadapannya amarah nya mulai mengendalikan di rinya
gilian : sepertinya aku harus meleleh kan beberapa salju dulu hahaha, mati kau
lak pun melindungi lina yang tak sadar kan diri ia melindungi nya dengan badan nya yang penuh luka
"apa mengapa kau bisa menahan bola api ku "
"karna aku tidak ingin kehilangan lagi" ujar lak, mata merah yang penuh amarah pun muncul dengan tampilan yang berbeda ada warna hitan yang melingkari bola mata kirinya sebuah mata iblis telah lahir. lahir dari amarah nya untuk melindungi temannya lak pun berbalik menyerang dengan lightning hamer gilian pun terhempas oleh serangan lak. gilian pun menyerang nya juga denga fire ball lak pun menghindarinya mereka berdua saling melakukan jual beli serangan hingga saat nya lak mengakhiri serangan dengan menggunakan lightning sword gilian dan 3 prajuritnya pun kalah.
lina yang kembali sadar melihat lak yang penuh luka telah mengalah kan gilian, lak yang menyadari lina telah sadar ia pun menghampiri lina
lak : kau tidak apa -apa?
lina : ya, aku baik -baik saja trimakasih
saat mereka berdua sudah merasa menang gilian pun bangkit " hei bocah biar ku tunjukan kekuatan iblis yang sesungguh nya" lak dan lina hanya terpaku melihat kekuatan yang besar itu, tiba tiba muncul seorang pria tua besar yang muncul dan memukul gilian gilian pun terhempas cukup jauh
gilian : siapa kau ?
saber : aku saber ketua neko orb
gilian pun bergegas pergi meninggal kan lak dan lina ia kabur bersama 3 prajuritnya .
saber : kalian tidak apa -apa?
lak : ya
saber : baiklah ayo kita pulang
lina : iya
lak pun hanya terdiam dan merunduk dan saber pun melihat ke arah lak dan berkata " kau telah menyelamat kan salah satu dari keluarga neko orb berarti kau juga termasuk dalam keluarga neko orb jd ayo kita pulang bersama " lak pun terkejut dengan perkataan pria tua itu lak pun tersenyum dan menghampiri mereka berdua
pesta yang cukup besar pun telah disiap kan untuk menyambut kembalinya ketua neko orb dari misi panjang
lina : lihat lah kau bergabung di saat yang tepat heheh (tersenyum)
lak : ya ,trima kasih
terlepas dari pesta ter sebut ter dapat mata yang selalu mengawasi dari kegelapan " kau telah tumbuh besar lak"
pesta yang cukup besar pun telah disiap kan untuk menyambut kembalinya ketua neko orb dari misi panjang
lina : lihat lah kau bergabung di saat yang tepat heheh (tersenyum)
lak : ya ,trima kasih
terlepas dari pesta ter sebut ter dapat mata yang selalu mengawasi dari kegelapan " kau telah tumbuh besar lak"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar