Laman

Rabu, 04 Desember 2013

LAK SIN chapter 5 (mila rose)

pertempuran sengit antara viper tail dan neko orb pun berakhir puluhan nyawa terbuang dengan percuma oleh pertempuran tak berguna sebuah kemenangan besar yang didapat neko orb membutuhkan pengorbanan besar juga air mata pun berjatuhan seiring dengan pesta kemenangan sebuah senyuman yang tertutup oleh sebuah duka yang mendalam meninggalnya wakil ketua mila rose


lak : sial kau kuroi kenshi
ran : tenang lak
lak : kalau aku bisa lebih kuat pasti tak akan seperti ini "sial"
lina yang memiliki sebuah kenangan tersendiri menangis tersedu-sedu air mata nya mengalir begitu deras seakan sebuah cahaya harapan menghilang darinya " lina sudahlah " ujar lak lina yang terhanyut dengan kesedihan yang ia miliki lina pun hanya dapat terdiam dan merunduk semua kenangan yang ia alami perlahan memenuhi isi kepalanya
lak : hai lina sudah lah, kau hanya menyiksa dirimu sendiri bila seperti ini
lina : ini sulit diterima lak kau tidak mengerti apa yang kurasa kan aku bisa hidup hingga saat ini itu karna beliau, bahkan kau bisa hidup juga karna belia
lak yang mendengar perkataan lina pun terdiam "apa maksudmu"
lina : itu semua terjadi sepuluh tahun yang lalu
lak : bukan kah itu tahun dimana kau menyelamatkan ku
lina pun mulai menceritakan asal mula ia bertemu dengan mila sebuah cerita yang cukup menyayat batin lina saat menceritakannya  kembali.

lina : ibu ibu liahat aku bisa melipat baju dengan benar
ibu lina : wah hebat lanjutkan lagi ya sayang
lina : baik ibu
ayah lina : wah anak ayah hebat bisa melipat baju
lina : iyalah aku kan anak ayah dan ibu
ayah lina : ayah pergi bekerja dulu ya bu tolong jaga lina ya
lina : ayah gimana sih aku kan sudah besar aku yang akan menjaga ibu hehehe
lina kecil yang begitu bersemangat pun membuat suasana keluarga kecil itu semakin hangat " ibu aku main dulu ya"lina yang bergegas pergi keluar rumah untuk bermain setelah ayahnya pergi bekerja di sebuah tanah lapang tempat dimana lina bermain ia melihat seorang anak laki -laki duduk sendiri di bawah pohon yang rindang lina yang dipenuhi rasa penasaran pun menghampirinya.

anak laki-laki itu pun menyadari ada seorang gadis kecil yang menghampirinya
lina : hei kau siapa ? aku tidak pernah melihat mu
elif : aku elif salam kenal
lina : hahah namamu lucu juga aku lina salam kenal,aku harap kita bisa berteman selamnya
sebuah permintaan pertemanan pun diberikan dan pertemanan yang hangat pun tercipta mereka berdua tak henti saling bercerita tertawa bersama hingga lupa dengan waktu
lina : wah sudah sore aku pulang dulu ya
lina yang bergegas pulang karna hari mulai gelap elif pun sendiri sebuah ke hampaan yang ia rasakan kesepian lah yang menyelimuti nya " aku harap aku bisa bertemu kembali dengannya ".

lina pun tiba di rumahnya kehangatan keluarga pun telah menantinya dan seorang perempuan cantik pun ada di sana
lina : ayah itu siapa
ayah lina : oh kakak itu, itu temen ayah namanya mila rose dia berasal dari kad
mila : hai kamu lina kan ? panggil aku mila aja ya
lina : kakak mila cantik
mila : wah makasih
sebuah perkenalan yang mampu mengubah hidup lina telah terjadi dimana semua masalah di mulai dan kehidupan baru pun datang menggantikan kehidupan yang lama.

di suatu malam pun terjadi sebuah insiden sebuah penyerangan monster yang cukup besar menghancurkan rumah ku
lina :  kakak mila kenapa kakak berdarah, laluu kenapa aku juga berdarah dimana ibu dan ayah lalu dimana rumah ku
mila : ini rumah mu lina. ibu dan ayah mu sedang bertarung disana
ayah mila : cepat bawa pergi lina dari sini
ibu lina : kami akan menahannya
lina : ibu ayah
ibu lina : anak ku sayang pergilah ciptakan dunia yang damai dengan kekuatan yang kau miliki
ayah lina : kami berdua percaya kepada mu lina
mila pun bergegas membawa pergi lina, lina yang masih kecil pun sulit menerima kebenaran yang telah ia lihat dan sulit memahami pesan terakhir dari kedua orangtua nya tidak lama setelah mereka berdua melarikan diri terdengar lah sebuah ledakan besar dan ledakan besar itu berasal dari rumah lina.

lina yang melihat kehancuran tempat tinggal dan kehilangan kedua orang tua  dan teman barunya hanya bisa menangis histeris, mila pun berusaha menenangkan suasana hati lina. tuba -tiba mila pun di hubungi oleh sesorang melalui telepati " mila apa kau berada di kota hon "iya "mila menjawab " aku yakin kau juga merasakan sebuah tenaga besar dari situ cepat pergi dan berikan pertolongan".

di saat itu lah aku dan mila menolongmu lak ,saat tempat tinggalmu di serang dan kehilangan orangtuamu mungkin bila tidak ada mila aku kau bahkan ran dan juga mungkin beberapa yang ada di sini mungkin tidak akan pernah bisa merasakan kehidupan lagi.

dia pernah bilang kepadaku mengenai hati, keluarga itu tercipta dari hati, hati itu adalah suatu benda yang kecil karna kecil ia tidak kelihatan namun dihati lah dimana orang menyimpan nama kasih sayang dan berbagai perasaan tersimpan di situ jadi seberapa lemah dirimu atau sekuat apapun dirimu dengan adanya hati kau dapat merasakan suatu kehangatan keluarga dimanapun kau berada dan dengan siapapun kau disana.

sebuah kisah yang cukup panjang di ceritakan lina untuk mengenang sedikit dari jasa mila rose.



" aku harap aku bisa bertemu dengan mu lagi lina"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar