hari ini perempuan yang terus terpuruk akhirnya bangkit ia menyadari bahwa kekuatannya sangat di butuhkan di dunia ini dia beranjak keluar dengan penuh semangat yang membara ia membawa harapan dari semua orang yang telah tiada termasuk mimpi dari lak.
lili : hai nona sepertinya kau tampil sedikit berbeda.
lina : yup aku ingin merasakan semangat yang dimiliki lak.
lili : lagi pula jaket itu cocok kok di gunakan untuk mu kau terlihat makin cantik , ini ada roti bakar dan susu untuk mu nona.
lina : terima kasih tuan lili kau sungguh pengertian dan baik heheh.
rick : hei kakak kita jadikan.
lina : oh kalian sudah siap baiklah aku akan menghabiskan makanan ku dulu.
mia : sebaiknya kau juga habiskan dulu sarapan mu .
rick : baiklah.
lili : apa yang ingin kalian lakukan?
lina : kami ingin melawan monster gorila yang ada di seberang bukit itu.
rick : dan kami dengar bila kami berhasil mengalahkan nya kami akan mendapat imbalan yang banyak hahha.
lina : dimana ketua ?
lili : dia sedang pergi .
setelah mereka mengisi perut , mereka pun bergegas pergi dengan membawa perbekalan yang cukup tentunya semua ini membuat kedua anak itu gugup.
lina : hei rick sepertinya kau sedikit pucat.
rick : ennggga kok
mia : kau ketakutan sampai gagap seperti itu .
lina : hei mia sudah lah.
rick : aapppa kaau bilang.eh!!!
lina : mia kau gemeteran dan wajah mu pucat.?
rick : hahaha kau gemeteran , hhhueekk.
lina : whoa rick sebenernya kalian kenapa.
perjalannan mereka harus sedikit tertunda karena sedikit kendala.
lina : apakah kalian baik - baik saja? minum lah.
mia : terima kasih.
lina : untung di sekitar sini ada sebuah desa, baiklah kita beristirahat dulu .
rick : maaf kan kami
lina : haha sudah lah bukan masalah.
[jaket yang bagus}
lina : terimakasih, tunggu sensasi ini? apakah kau...?
secara tiba -tiba peria yang menggunakan jubah itu menempelkan jari telunjuk nya terhadap bibir lina
[aku tau apa yang ingin kau tanya, tapi maaf sepertinya dia bukan aku, dan sepertinya kita bertemu lagi rick, mia]
mia : kau pria yang waktu itu
lina : hei mia rick menjauh lah dari dia , sepertinya dia memiliki tujuan lain.
[tenang aku kesini ingin meminjam kekuatan kalian aku tahu kalian ingin mengalahkan monster gorila itukan, tapi ada hal yang lebih penting lagi]
lina : apa itu?
[mari kita selamatkan desa ini dari disck world]
tiba tiba sebuah hell gate terbuka di atas kepala mereka seekor monster berkepala banteng dengan kapak besar muncul di hadapan mereka warga setempat pun seketika panik mereka semua berhamburan.
[jadi bagaimana apakah kau ingin membantu kami?]
lina : itu tidak penting sekarang apa kah kau memiliki cara untuk mengalahkannya?
[aku punya pakailah mode naga es milik mu]
mia : rick tunggu!!!
rick memusatkan kekuatan di kakinya ia melangkah begitu cepat sambil memegang pedang biru milik nya ia langsung menyerang makhluk itu dengan kecepatan yang ia miliki mia pun bergabung dan membantu rick, mia mengunakan serangan api miliknya untuk memberi celah kepada rick. sebuah serangan kombinasi yang sulit di hindari monster banteng itu hanya mampu menangkis namun tidak mampu membalikan serangan mereka berdua
{ kalian bocah sialan} sebuah serangan yang cukup besar rick dan mia terhempas oleh ayunan dri kapak monster itu. monster itu melompat ke arah rick dan mia pergerakan nya begitu cepat mereka berdua tidak mampu menghindarinya WUSHHH sebuah ayunan kapak yang tepat mengarahh ke kepala mereka,
[sepertinya aku tepat waktu, kalian baik - baik saja bukan]
{hebat juga kau bisa menepis serangan ku }
[ aku pernah melawan iblis yang lebih kuat dari mu ]
{ apa kau bilang }
[hei gadis es sekarang]
" ice cage "{ apa ini } [kerja bagus gadis es aku pinjam sayap mu ini oke, rasakan ini " darkness slash"]
[huf terimakasih karena kalian berdua kami bisa mempersiapkan serangan ini]
lina : tunggu dulu kau siapa mengapa kau bisa menggunakan gerakan itu dan bagaimana kau tahu aku bisa melakukan itu ?
[karena aku percaya kepada mu, sudah ya sekali lagi terima kasih]
lina : tungu?
rick : sial dia terlihat keren sama seperti pertama kita bertemu ya kan mia/
mia : apa kakak mengenal orang itu?
lina : ya sepertinya dia bukan orang asing bagi ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar