pertemuan yang mengejutkan sebuah pertemuan yang di warnai dengan insiden aneh, seperti pertumpahan darah tidak dapat di hindari lagi .
" apakah semua ini sungguhan "
" tentu saja apa yang barusan kau lihat itu adalah kenyataan"
" aku.. aku bahkan belum sempat mengembalikan sapu tangan ini"
" maaf seperti nya waktu ku tidak banyak kita akan bertemu lagi nanti"
" tunggu....."
* pemberitahuan kepada seluruh siswa siswi kegiatan belajar mengajar hari ini cukup sampai saat ini dan sekolahan di liburkan selama tiga hari kedepan , terima kasih...
dan tiba tiba saja kami di pulangkan oleh pihak sekolah, tak lama setelah seluruh murid pergi meninggalkan sekolah beberapa anggota polisi dan sebuah ambulance datang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
bila ini terjadi di hari yang normal mungkin aku akan senang karena pulang lebih awal namun kenyataannya kami pulang karena sebuah insiden yang cukup mengherankan .
secara tiba tiba aku mengingat namanya dan saat itu wajahnya muncul meskipun ia cukup imut namun sangat di sayang kan ia harus kehilangan nyawanya dengan cara seperti itu.
sepanjang jalan aku terus saja melamun dan tanpa di sadari aku telah tiba di depan sekolah adik ku.
" oh iya aku akan meneleponnya "
tuut..tuuut.
" oh halo oni chan, ada apa "
" hari ini aku pulang cepat jadi aku menunggu di kantin sekolah mu ya"
" oke oni chan "
pastinya adik ku akan bertanya kepadaku nanti mengapa aku pulang cepat , apakah aku harus memberi tahu dia tentang kejadian ini . atau ku biarkan saja dia tahu dari televisi.
*ning.nong...ning..nong...
bel pulang sekolah pun berbunyi. seluruh murid bergegas meninggal kan ruangan kelas , namun adik ku belumkeluar dari ruang kelasnya.
.....apakah dia ada jam tambahan?aku mencoba meneleponnya tapi tidak di angkat.
dan di saat aku di landa kebingungan dan kecemasan aku melihat guru yang baru saja keluar.
" permisi bu guru apakah kau tau di mana adik ku?"
" siapa adik mu ?"
" oh .. namanya haru "
" oh jadi kau kakanya, tadi ia sudah keluar deluan bersama temannya katanya ia ingin ke toilet "
" oh terima kasih ya bu "
secara reflek tubuh ku tiba tiba saja berlari meninggalkan guru itu setelah mendengarkan penjelasan dari ibu guru itu.
.... tunggu dimana toilet yang dimaksud? sial tubuh ku sudah bergerak sendiri.
......lalu mengapa aku bisa bercakap cakap dengan guru itu ?.... ah sial terlalu banyak pikiran di kepalaku ini...
" haruuuu!!! haru !!! di mana kau"
aku pun berteriak di sepanjang lorong yang aku lewati.
" HHHIAAAA!!!"
dan tiba tiba saja aku mendengar teriakan dari salah satu ruangan.
" haru! kau tidak...."
saat aku tiba disana warna merah darah sudah mewarnai lantai dan juga sudah memenuhi wajah dari adik ku.
" o..oni chan.."
" kemarilah haru, semua baik baik saja"
" tapi temanku ia .. ia "
" sudah haru di sini ada aku tenang lah "
aku pun memeluk haru dengan erat dan segera membawa nya keluar dari ruangan itu. kami pun pergi ke ruang guru dan melaporkan kejadian itu, pihak sekolah segera memanggil pihak berwenang untuk menyelidikinya. namun karena keadaan adik ku yang sangat shock kami pun di ijin kan untuk pulang.
di sepanjang jalan kami menuju rumah adik ku masih saja memikir kan itu semua.
" haru .. apa kau masih memikirkannya"
ia pun menjawab dengan mengangukan kepalanya saja .
" aku tau ini sangat berat ... tapi ini semua memang sudah waktunya untuk teman m...."
dan tiba tiba saja haru berteriak sesaat aku ingin menyelesaikan kalimatku.
" ia mati karena di bunuh!!!"
teriakan itu sangat kencang dan mampu membuat ku terdiam
" peria itu dia bersama dengan makhluk aneh yang menyeramkan dan melempar sesuatu kepada teman ku hiks.. hiks.. "
haru pun terus saja berteriak sambil mengeluarkan air matanya.
" dan... hiks .... dia bilang dia ingin melakukan hal yang sama dengan mu oni chan.. hiks"
aku pun segera memeluknya untuk menenangkan pikirannya yang sedang kacau.
" haru ... dengarkan kakak mu ini ya kakak mu ini kuat jadi kau tak perlu khawatir"
" o..oni chan.."
ia pun kembali menangis di pelukan ku tentu saja itu yang kuharapkan ia mengeluarkan semua perasaannya dia tapi aku juga bingung apakah aku mampu membuktikan perkataan yang ku ucapkan kepadanya.
... ya setidak nya saat ini itu bisa sedikit menenagkan..
dan akhirnya kami pun tiba di rumah
" aku pulang .."
" ya ampun aldi.. apa kalian baik baik saja ?"
" ya haru sedang tidur saat ini ia baru saja melewati hari yang melelahkan"
" kamu mandi ya biar ibu yang membawa haru ke kamar "
" baiklah .. oh iya apa ayah belum pulang ?"
" ayah mu sebentar lagi sampai rumah "
" oh .. baiklah aku akan mandi dulu"
pikiran ku pun berlanjut saat aku berada di kamar mandi semua kejadian di hari ini solah olah terulang seperti film di pikiran ku. dari awal aku bangun tidur, dan di sapa oleh linda lalu di tabrak oleh seorang gadis dan kejadian yang paling aneh yang aku lihat di sekolah ku dan di sekolah adik ku .
" aldi ... makan malam sudah siap mau sampai kapan kau di kamar mandi"
" ahh!! sial aku ketiduran, baik bu sebentar lagi"
aku pun bergegas menyelesaikan mandiku dan segera keluar. saat aku keluar haru sudah bergabung dengan kami di meja makan.
" ayah pulang "
" selamat datang sayang"
ayah ku pun pulang tepat saat kami ingin melahap makan malam .
mkan malam kami berjalan seperti biasa seperti tidak terjadi apa apa, ke ceriaan haru pun juga sepertinya sudah kembali.
"ayah dengar sekolah kalian libur selama tiga hari kedepan"
" yup "
" baiklah bagai mana bila besok kita jalan jalan sekeluarga "
dan di saat itu tiba tiba haru berteriak.
" asik!!! baiklah kita mau kemana yah "
" itu rahasia"
... hah sepertinya aku terlalu menghawatir kan adik ku ini..
setelah makan malam selesai aku segera pergi menuju kamar ku karena tubuhku ini sangat lelah setelah melewati hari yang sangat aneh ini.
dan di saat aku ingin tertidur di kasur ku .
" kita bertemu lagi "
makhluk aneh yang kutemui di sekolah kembali muncul di hadapanku.
" mengapa kau ada disini !!"
" diam lah apa kau ingin membangunkan seluruh kota"
" baiklah apa kau sudah dengar penjelasan adik mu tadi saat kalian pulang "
" ya .. ia bilang temannya di bunuh oleh seseorang dan makhluk aneh"
" orang itu adalah orang yang telah membuat kontrak dengan makhluk seperti ku ini"
" memangnya berapa jumlah makhluk seperti dirimu"
" entahlah .. kami tercipta dari kecemburuan seseorang dan hasrat akan sesuatu yang berlebih "
ia pun menjelaskan alasannya mengapa makhluk seperti dia ada di dunia ini.
" itu berarti apakah aku memiliki sesuatu seperti itu makanya kau ada di tempat ku ini"
" yup tepat sekali"
setelah ia menjawab itu pun aku mulai berpikir seberapa besar kecemburuan yang kumiliki dan kepada siapa atau seberapa besar hasrat yang kumiliki dan untuk apa.
" tenanglah aku di sini ada untuk melindungi mu"
" melindungi ku ?"
" ya karena kau tidak ingin mati bukan, itu adalah hasrat yang dimiliki banyak orang di dunia ini"
" jadi itu hasrat yang kumiliki "
" ya meski tidak semuanya benar sih"
" apakah aku bisa menjelas kan sesuatu tentang yang terjadi di dunia ini"
" aku ingin memberi tahu mu tapi masalahnya adalah ingatan kami di segel oleh sesuatu dan untuk mebukanya dengan cara membut kontrak dengan seseorang"
" apakah ini menguntungkan ku"
" aku tidak tahu hanya sampai sini lah ingatan yang kumiliki saat ini jadi bila kau ingin tahu lebih banyak ayo buat kontrak dengan ku"
semua yang ia ucapkan cukup membingungkan tapi aku juga membutuhkan informasi tentang ini semua, apa kah aku harus menerimanya.
" hah ... baiklah aku akan mengatakan sesuatu apakah kau ingin melihat yang lain di bunuh atau kau yang membunuh, pilih lah "
" hah?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar